Februari 27, 2021

Radio Informasi dan Hiburan

Bupati HSS Terima Bantuan Tanggap Darurat Banjir Dari Kementerian Pertanian Dan Pemprov Kalsel

Hulu Sungai Selatan-Kandangan-AmanditNews. Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kal-sel) serahkan Bantuan Tanggap Darurat Banjir dari Kementerian Pertanian RI dan Pemprov Kalsel di  Halaman Kantor Sekertariat Daerah (Setda) HSS, Sabtu (23/1).

Penyerahan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas TPH Provinsi Kal-sel Ir. Syamsir Rahman dan  kepala SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjar Baru Budi Santoso selaku perwakilan Provinsi Kalsel dan Kementerian Pertanian RI Kepada Bupati HSS Achmad Fikry yang didampingi Kepala Dinas terkait.

Adapun bantuan sembako yang diterima yakni, beras, gula, minyak goreng, terpal, mie instan, susu anak, sabun mandi, sabun cuci pakaian, sabun cuci piring, pempers, pembalut wanita, obat gatal dan masker.

“Selain memberikan bantuan dalam bentuk sembako, kementrian pertanian memberikan bantuan benih padi  secara gratis kepada para petani yang lahannya terdampak banjir maupun gagal  maupun  yang masih semai,” kata Kadis TPH Prov Kalsel.

Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima, dan akan sangat berarti sekali bagi Kabupaten HSS karena masih Ada 4 kecamatan yang masih tergenang banjir.

“Bantuan ini sangat berarti sekali bagi kami, di Kecamatan Kalumpang saat ini ketinggian airnya sampai ke dalam rumah warga, biasanya air akan lanjut ke Negara di mana ada 3 kecamatan di sana yang juga ikut terdampak juga, di 4 kecamatan ini durasi air menggenangi rumah bisa 1-2 bulan lamanya,” ungkap  Bupati HSS.

Bantuan bibit padi gratis yang diberikan Kementerian Pertanian akan sangat bermanfaat sekali lanjut Bupati HSS karena banyak persawahan milik petani yang terdampak akibat dari banjir yang melanda HSS, meski demikian untuk Cadangan beras di HSS masih cukup sehingga dampak banjir tidak begitu berpengaruh pada cadangan beras di HSS.

 

Reporter     : Amutz

Penulis        : Ucok Syahreza

Editor          : Amutz

WhatsApp chat