April 17, 2021

Radio Informasi dan Hiburan

Harga Cabai Rawit Makin “Pedas” di Pasar Los Batu Kandangan

Hulu Sungai Selatan-Kandangan-AmanditNews. Sejumlah pedagang di kawasan Pasar Los Batu Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ungkapkan bahwa harga cabai rawit bertambah “pedas”. Hari ini, Rabu (10/3/2021) naik menembus Rp120 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

Harga cabai rawit mulai mengalami kenaikan pada bulan Januari 2021 tadi dengan kisaran harga Rp. 100 ribu per kilogram. Lalu, pertengahan Februari 2021 setelah banjir di beberapa daerah di Kalimantan Selatan cabai rawit ini naik lagi menjadi Rp120 ribu.

Maniatul (40) pedagang sayuran di kawasan Pasar Los Batu Kandangan, ungkapkan harga cabai rawit di pasaran bervariasi tergantung jenisnya. “Kalau cabai rawit biasa harganya Rp120 ribu, sedangkan cabai rawit kecil mencapai Rp140 per kilogram,” jelasnya.

Wanita asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang telah cukup lama tinggal di Kandangan ini ungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut sudah cukup lama.“Januari tadi sudah mulai naik, sesudah musibah banjir,” ungkapnya. 

Maniatul menambahkan bahwa harga tahu juga mengalami kenaikan yakni mencapai Rp 80 ribu per bleknya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Perdagangan Daerah, Disdag HSS, Amelia Budhiarti mengatakan, petani cabai rawit banyak gagal panen akibat intensitas curah hujan tinggi disejumlah daerah khususnya di HSS.

Apalagi, beberapa daerah mengalami musibah banjir yang merendam perkebunan cabai rawit milik para petani.“Petani cabai rawit juga masih yang belum banyak panen, sehingga permintaan semakin meningkat,” jelasnya.

Pantauan langsung sejumlah pedagang di Pasar Los Batu Kandangan, harga cabai rawit mengalami kenaikan dari harga Rp120 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk cabai jenis lainnya, harganya relatif normal. Seperti cabai merah besar Rp40 ribu dan cabai hijau besar Rp30 ribu per kilogram. “Cabai jenis tiung dan yang lain tidak bermasalah,” kata Amelia Budhiarti.

Reporter          : Alpisah Rina

Penulis             : Ucok Syahreza

Editor              : Amutz

 

WhatsApp chat